Tips Cara Ampuh Mencegah Dan Menurunkan Kolesterol

Beberapa strategi yang sebaiknya Anda perhatikan apabila Anda ingin terbebas dari tingkat kolesterol dan lemak yang tinggi serta atas serangan jantung koroner, antara lain

  1. Gantilah susu cair biasa dengan skim atau susu yang memiliki kandungan lemak yang rendah.
  2. Kurangi mengkonsumsi daging dan telur. Satu petunjuk praktis yang baik adalah tidak mengkonsumsi lebih dari 3 sampai 5 ons daging dan 5 atau 7 porsi per minggu dan tiga kuning telur per minggu (kecuali jika ada petunjuk khusus dari dokter)
  3. Gunakanlah satu kuning telur yang diperlukan dalam satu resep masakan.
  4. Hilangkan semua lemak yang dapat dilihat dari daging sebelum dimakan. Buang kulitnya jika Anda memasaka daging unggas.
  5. Bakarlah atau panggang daging, seperti daging unggas atau ayam. Usahakan Anda jangan menggorengnya.
  6. Dinginkan sup yang terbuat dari bahan daging atau daging unggas, lalu hilangkan lemaknya sebelum dipanasi kembali dan dihidangkan
  7. Rebuslah makanan-makanan seperti ikan atau telur dan jangan menumisnya dengan mentega.
  8. Untuk mengurangi kebutuhan minyak dalam memasak, gunakan semprotan masak sayur dan / atau fan yang memiliki permukaan non-stick.
  9. Gunakanlah minyak nabati cair sebagai pengganti lemak padat dan ganti mentega dengan margarine.
  10. Batasilah penggunaan minyak atau krim dalam kuah pada salad Anda.
  11. Gunakanlah minyak zaitun atau minyak conola. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa jenis minyak tersebut bisa melindungi terhadap penyakit jantung.
  12. Bakarlah, kukus atau goring sayuran dengan minyak sedikit saja. Jangan menggoreng sayuran dengan minyak yang banyak atau mengolesinya dengan mentega yang banyak.

Jika Anda mampu berusaha untuk mencegah serta bersabar untuk menghindari pola makan yang tidak sehat atau mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol dan lemak yang tinggi. Maka saya yakin semua permasalahan Anda tentang kolesterol tentunya dapat diatasi. Best Tips Tricks Collection selalu mengharapkan Anda untuk selalu disiplin dalam pola makan yang sehat.

Sumber : disini
Iklan

Ketika Mulai Sadar, Dia Memanggil Ibu

Dia masih berumur 8 tahun, gadis manis anak tunggal keluarga pegawai negeri yang baru dapat memiliki sepeda motor kredit dengan potong gaji. Sudah menjadi kebiasaan, setiap Sabtu sore mereka bertiga jalan-jalan dengan anak duduk di tengah melewati jalan aspal mulus lintas Sumatera untuk menyaksikan indahnya mentari tenggelam di antara Bukit Barisan yang permai. Saat itulah mereka akan saling berbagi cerita, tapi lebih sering mendengar cerita tentang pengalaman sekolah dari anaknya.

Cerita tentang mimpi-mimpi masa depan dari ibu guru, tentang teguran akibat lupa membawa tugas sekolah, tentang teman-temannya yang usil dan tak lupa keinginannya punya internet dan  komputer di rumah seperti teman-teman lainnya. Kedua orangtuanya berjanji akan membelikan komputer sebagai tambahan wawasan anaknya bila cicilan motor lunas nantinya. Namun nahas bagi keluarga itu, suasana ceria berujung tragedi ketika di sebuah kelokan ada dua mobil  yang mendadak berpapasan dan menyenggol mereka. Kejadian begitu tiba-tiba dan mereka terhempas berat pada sisi mobil lainnya.

Ayah ibunya meninggal ditempat dan dia sendiri pingsan disertai patah tulang paha. Kakek dan neneknya yang mulai renta, mendapati anak dan menantunya telah dingin tak bernyawa, serta cucunya yang masih pingsan di puskesmas yang sedang dikerubungi famili dan penduduk sekitar. Sejenak kakek dan nenek itu larut dalam suasana tangisan pilu bersama kerabat lainnya, namun nenek itu segera sadar dan setuju bahwa cucunya harus segera dilarikan ke rumah sakit yang punya fasilitas pembedahan. Hanya nenek dan beberapa famili yang ikut mengantarkan dia ke rumah sakit, sementara kakek menghadiri pemakaman bapak ibunya.

Di rumah sakit, setelah dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan dan persiapan darah, dokter menyarankan untuk dilakukan pertolongan segera. Hanya satu permintaan neneknya, berikan pertolongan yang terbaik, namun dengan linangan air mata dia berpesan agar jangan diberi tahu bahwa kedua orangtuanya telah pergi untuk selamanya.

Dalam kesadaran yang belum pulih, dokter bius dan dokter bedah segera melakukan operasi agar sesudah sadar nanti, dia akan bangun seperti sesudah tidur panjang tanpa merasakan pahanya patah kecuali sedikit nyeri luka setelah operasi. Operasi pun berjalan lancar dan sekitar 20 menit dia mulai sadar dari pembiusan. Kata pertama yang terucap di mulutnya adalah, ”Ibu, ibu”. Tak henti dia berteriak memanggil dan bertanya di mana ayah dan ibunya tercinta. Para perawat yang mengawasinya di ruang pemulihan (RR) berusaha menghibur dan mengalihkan perhatiannya kepada cerita lain. Namun, di pojok lain bangku duduk sang nenek yang tabah dengan deraian air mata berkata, ”Ini nenek, ini nenek..”.

Kejadian-kejadian demikian adalah hal–hal yang lumrah dihadapi dokter bedah dan petugas rumah sakit lainnya. Namun, kita sering tak habis pikir kenapa hal tersebut selalu dan selalu terjadi dan makin meningkat setiap hari apalagi bulan-bulan libur, tahun ajaran baru, termasuk acara berlimau memasuki puasa sebentar lagi.

Penelitian ahli-ahli bedah tulang sedunia menyimpulkan bahwa kira-kira hampir 60 persen kecelakaan pada manusia menimpa alat geraknya, dan dari sepertiganya akibat kecelakaan lalu lintas. Tiap tahun kita membaca laporan berapa banyak anak muda yang merenggut nyawa di jalanan ataupun menjadi cacat seumur hidup dengan masa depan tak menentu. Ironisnya, kejadian tersebut lebih banyak terjadi di negara berkembang di mana sarana transportasi yang aman semakin jauh dari harapan. Jumlah kendaraan yang tidak sesuai lagi dengan kapasitas jalan apalagi untuk memiliki kendaran kredit begitu murahnya.

Kita semua mungkin berharap, kapan ya, transportasi masal yang aman diperbanyak dan sopan santun berkendaraan menjadi budaya. Tidak jarang kita alami bagaimana tingkah pola pengendara di daerah kita yang kurang menghargai penyeberang jalan, pejalan kaki dan pengendara lainnya. Kalau ada kemacetan sering berebut menerobos mendahului dengan suara klakson berdenging-denging, sehingga kemacetan semakin parah.  Di lain pihak, trotoar dan pinggir jalan yang menjadi hak pejalan kaki telah dirampas pedagang asongan, dipenuhi papan-papan reklame, diambil untuk tempat pesta, dan bahkan dijadikan taman bunga PKK yang dilombakan pada tingkat kabupaten dan kota. Hal tersebut menambah daftar runyamnya lalu lintas kita, walaupun beberapa jalan sudah diperlebar, tetapi tetap juga kembali sesak.

Kita jadi iri dengan negara lain seperti China dan Jepang yang memproduksi sepeda motor roda dua, tapi di kota-kota besarnya sendiri penggunaannya sangat dibatasi ketat dan malah ada kota yang melarang sama sekali memakainya, karena sarana transportasi yang aman dan murah merupakan prioritas utama. Pemerintahnya ikut merasakan betapa susahnya menghadapi kemacetan dan betapa pentingnya nyawa manusia. Demikian juga budaya masyarakat dan pemerintahnya yang saling menghargai dan tetap patuh pada peraturan lalu lintas. Jarang sekali terdengar raungan sirene forider yang punya andil menambah kemacetan jalan, kecuali hanya untuk kepala negara atau tamu negara yang sangat penting saja. Hal yang sangat berlawanan dengan keadaan di negeri kita, di mana para pejabat dari tingkat kabupaten, kota, provinsi, anggota DPR dan orang berduit menembus kemacetan memakai forider mulai di luar kewajaran.

Apakah wajar seorang pejabat atau wakil rakyat hanya untuk pergi maraton pagi, pergi pesta, pergi berhari raya, melihat rumah lamanya di gang sempit diantar raungan sirene yang memekakkan telinga dengan petugasnya yang sering jauh dari keramahan. Penulis sendiri pernah mengalami kejadian ketika melewati jalan macet di Padangluar, Agam. Mungkin karena anak-anak ribut dengan musik yang keras, kami kurang mendengar sirene forider petugas DLLAJR. Tiba-tiba ada yang berdentang keras dan ternyata mobil kami dipukul keras oleh petugas dengan mata melotot seakan hanya dia yang berhak atas jalan negara yang dibuat dari pajak rakyat. Kami semua terkejut, begitukah cara pengatur jalan raya bersikap? Kami hanya mengurut dada sambil memberi nasihat pada anak-anak agar jangan suka menghidupkan tape dengan keras.

Anak-anak yang polos bertanya, apakah pemimpin yang kita hormati itu pernah merasakan antre saat kemacetan dan apakah mereka lupa bahwa di antara pengendara lain di jalan, juga mempunyai tugas dan kerja yang lebih penting dan segera. Mungkin juga pengendara lain itu seperti petugas rumah sakit, yang harus segera menolong pasien yang berada di antara hidup dan mati, mungkin juga seseorang buru-buru karena di sekitar rumahnya ada kebakaran, atau pun yang harus segera membawa anaknya yang tengah kejang ke rumah sakit dan lain-lain.

Kita merindukan, sekali-sekali coba pemimpin kita itu membawa kendaraannya sendiri tanpa embel-embel diantar oleh forider agar dapat merasakan permasalahan seputar jalan raya. Mungkin keadaan dan masa telah berubah, namun kita masih ingat banyak pemimpin, baik bupati, wali kota ataupun gubernur masa lalu enggan sekali berjalan memakai forider. Walaupun terlalu sulit dibandingkan bagaimana bapak Gubernur Harun Zain bersama ibu tanpa didampingi ajudannya sering mengendarai sendiri sedan VW kodok dan akan memperlambat kendaraannya sambil menyapa orang-orang yang lagi bekerja di halaman rumahnya. Tidak jarang pemilik rumah itu sadar bahwa yang menyapanya setelah mobilnya berlalu.

Setelah tiga hari dirawat, kesadaran gadis itu pulih dan lukanya mulai mengering dan dia diperbolehkan pulang, namun sang nenek masih merahasiakan keadaan orangtuanya yang sesungguhnya. Ketika di atas mobil pulang, nenek itu terkantuk-kantuk setelah beberapa hari tidak tidur menemani cucunya. Dalam kantuknya dia melamun seandainya sore itu mereka pakai helm, seandainya pengendara mobil-mobil itu sadar ada orang lain juga yang mempergunakan jalan dan tidak saling mendahului. Seandainya ada transportasi umum masal yang aman, seandainya pemerintah peduli dengan karut-marut transportasi, tentu anak menantu dan cucunya tetap akan utuh. Lamunan sedih itu terpecah ketika cucunya yang tidur di atas pangkuannya bertanya, ”Sedang apa ayah dan ibu di rumah sekarang”.

Nenek itu hanya menoleh ke samping meneteskan air mata. Terlalu berat pikirannya yang dipikulnya, bagaimana nanti masa depan cucunya seandainya dia juga cepat dipanggil pergi dan yang paling berat adalah bagaimana harus memberi tahu saat berhadapan dengan tanah merah makam kedua orangtuanya sesampai di kampung nanti. (*)

Sumber : disini

Peran Organisasi ITSM

Security Management

Peran kunci yang terlibat dengan pelaksanaan fungsi ini adalah sebagai berikut:

  1. Security Management Function Owner
  2. Security Manager
  3. Security Analyst
  4. Security Administrator
  5. Security Architect
  6. Security Auditor

1.      Security Management Function Owner

Peran utamanya adalah untuk memastikan dukungan eksekutif terhadap fungsi manajemen security, mengkoordinasi aktivitas kerja pada semua tingkat fungsi, memberikan otoritas atau kemampuan untuk membuat perubahan fungsi sesuai kebutuhan, dan mengelola fungsi dari awal hingga akhir sehingga dapat menjamin kinerja yang optimal secara keseluruhan.

Kegiatan utama meliputi :

  • Mengkomunikasikan visi dan tujuan strategis organisasi kepada unit bisnis organisasi IT
  • Mengidentifikasi dan mengasimilasi (menggabung) kegiatan atau inisiatif – inisiatif yang serupa atau tumpang tindih dalam IT
  • Mengkoordinasikan perubahan – perubahan pada fungsi dengan pemilik proses ITSM
  • Menyediakan fungsi kepemilikan melalui design, implementasi dan kegiatan perbaikan terus menerus dalam siklus hidup fungsi
  • Bekerja dengan semua fungsi dalam komunitas TI untuk memastikan fungsi dijalankan seperti yang telah dirancang serta diukur secara akurat dan lengkap
  • Memastikan keselarasan fungsi dengan strategi perusahaan dan IT
  • Menciptakan lingkungan baru dengan menunjukan ketidaksabaran motivasi terhadap sebuah hasil (menjadi seorang pemimpin perubahan perilaku)
  • Mempublikasikan kegiatan – kegiatan serta membangun komitmen dan persetujuan sekitar aktivitas manajemen security
  • Memfasilitasi menyelesaian masalah dengan pemilik proses ITSM

2.     Security Manager

Bertanggung jawab untuk pengembangan dan implementasi Kebijakan dan Standar -Standar  security IT, menjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaan semua aset dan data IT.

Kegiatan utama meliputi :

  • Mengembangkan dan memelihara Kebijakan, Proses dan Standar-Standar security IT
  • Memastikan fungsi – fungsi security IT dilakukan sesuai dengan petunjuk security dan tujuan perusahaan
  • Memberikan bimbingan dan bantuan terhadap inisiatif dan proyek-proyek IT baru guna memastikan tingkat security yang sesuai disertakan dengan solusi-solusi baru
  • Memastikan fungsi-fungsi security IT dilakukan sesuai dengan kewajiban hukum dan undang-undang
  • Menyediakan pelaporan yang tepat waktu dan eskalasi terhadap insiden-insiden security
  • Mengawasi tindakan yang diambil guna menyelesaikan insiden-insiden security yang utama
  • Memastikan vendor menyediakan pemeliharaan security serta diterapkan dengan tepat pada aset dan infrastruktur IT
  • Melakukan audit secara teratur dan berkala serta tes terhadap security IT
  • Mereview OLA, SLA dan UC untuk memastikan kesesuaian dengan tujuan dan sasaran Manajemen Security
  • Memberikan laporan security secara rutin dan berkala kepada manajemen
  • Bertindak sebagai titik fokus untuk penyelidikan security secara khusus ketika diminta oleh manajemen

3.     Security Analyst

Menyediakan dukungan untuk fungsi-fungsi Manajemen Security dengan melakukan pemantauan terhadap pelanggaran pelanggaran security dan memastikan semua insiden security telah dibukukan.

Kegiatan utama meliputi:

  • Mengelola dan memberikan layanan terhadap pengendalian security
  • Mengelola peralatan security
  • Membantu dalam hal mengkomunikasikan kebijakankebijakan security dan informasi terkait lainnya
  • Melakukan monitoring terhadap insiden insiden dan pelanggaran security
  • Mencatat semua insiden security
  • Dukungan terhadap aktifitas Insiden dan Problem Manajemen dari sebuah perspektif security
  • Membantu dalam penyelesaian insiden dan problem security
  • Membantu dengan audit security saat diminta
  • Membantu dengan pengujian security saat diminta
  • Membantu dengan audit security saat diminta

4.     Security Administrator

Memberikan dukungan administratif untuk fungsi Manajemen Security.

Kegiatan utama meliputi:

  • Mengelola tools Security
  • Mengelola dan mengatur password dan access control lists security
  • Memelihara eskalasi dan contact lists Security
  • Memelihara log-log security
  • Mengumpulkan dan meringkas acara dan data security
  • Menghimpun dan menghasilkan laporan security

5.    Security Architect

Mendesain dan memelihara Infrastruktur Security TI yang digunakan untuk mendukung Manajemen Security dan kegiatan Monitoring.

Kegiatan utama meliputi :

  • Desain dan mengawasi perkembangan infrastruktur Manajemen Security
  • Desain dan mengawasi perkembangan infrastruktur monitoring dan deteksi gangguan
  • Interface untuk inisiatif security perusahaan lainnya guna memastikan bahwa security dapat secara memadai dikelola dan tidak dikompromikan
  • Merekomendasikan perubahan dan perbaikan alat pendukung Manajemen Security
  • Berhubungan dengan vendor pihak ke 3 dan organisasi TI lainnya yang mendukung fungsi Manajemen Security
  • Menyelesaikan insiden yang berkaitan dengan kesalahan infrastruktur Manajemen Security
  • Memastikan desain dan kontrol yang tepat telah dimasukkan ke suatu tempat yang digunakan untuk file log dan database security
  • Memastikan infrastruktur security dipelihara dan dioperasikan dengan tepat oleh staf manajemen Security

6.    Security Auditor

Bertanggung jawab terhadap bantuan audit dan pengujian infrastruktur security.

Kegiatan utama meliputi:

  • Melakukan tes secara teratur dan berkala terhadap infrastruktur security
  • Mengidentifikasi kriteria tes security
  • Memelihara rencana pengujian security
  • Berpartisipasi dalam kegiatan audit security eksternal ketika diminta
  • Memastikan infrastruktur security sesuai dengan petunjuk keamanan perusahaan, hukum, undang-undang dan ketentuan-ketentuan
  • Mengidentifikasi isu-isu audit dan pengujian security ketika mereka muncul dan memastikan bahwa mereka sedang ditangani dengan tepat
  • Memperkirakan risiko-resiko security dalam infrastruktur

Nazaruddin dikepung kasus korupsi

Menghilangkan “This Copy Of Windows is not Genuine” pada Windows 7

Khusus pengguna windows 7, sedikit berbagi..

 

Tadi waktu saya sedang asik-asiknya surfing, browing dunia maya, eh tiba-tiba lihat theme desktop saya udah jadi hitam dan di pojok kanan bawah ada tulisan This Copy Of Windows is not Genuine.

Setelah saya cari tau, ternyata oh ternyata Windows 7 saya kejebak WGA. Ada banyak cara yang dilakukan untuk memperbaiki atau menghilangkan tulisan ” This Copy Of Windows is not Genuine” ini pada desktop kamu. Namun saya menemukan satu cara yang tergolong mudah (setelah menjelajahi forum demi forum), yaitu dengan menggunakan aplikasi bernama RemoveWAT.

Jika belum punya aplikasi ini, kamu bisa mendonlotnya disini, click here ato disini.

Extract filenya, jalankan aplikasinya, lalu restart deh, mudah kan?!

Dengan cara ini kamu tidak perlu menginstall ulang ataupun khawatir akan kejebak WGA lagi.

Sumber : Disini

Google Books Download 3.0.1.309 (Portable)

Google books can be viewed online but there is no way to make the contents available offline easily, Google book download is tools to download parts or entire books in pdf format. it is quite easy to use like a browser, one-click to download any book available in full view� from Google books.

Key Features :

  •  One-click downloads
  •  Manual mode for download copy-protected books.
  •  Automatic mode for download public domain books and pdf document.
  •  It is a web browser, easy to use.
  •  Safely download, prevent to lockout by Google.
Download : http://www.filesonic.com/file/185869161/GoogleBooksDL.Port.rar