Festival Silat Tradisi Minang Kembali Digelar


Liputan6.com, Padang: Setelah sempat tenggelam sekitar 12 tahun, Gelanggang Silih Baganti, yakni festival silat tradisi Minang yang menjadi lambang supremasi pencak silat Minangkabau kembali digelar. Langkah ini juga sebagai upaya untuk mewujudkan target Pengurus Daerah Ikatan Pencak Silat Indonesia Sumatra Barat untuk meraih lima medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional 2004.

Menurut Ketua Umum Pengda Ipsi Sumbar Mukhlis Karanin, baru-baru ini, saat Gelanggang Silih Baganti rutin diadakan setiap tahun sejak 1981 hingga 1990, prestasi atlet pencak silat Sumbar cukup diperhitungkan. Pasalnya, festival silat yang mempertandingkan silat seni ini, selain diikuti atlet nasional juga diikuti atlet mancanegara. Bahkan, cabang olah raga seni ini sempat menjadi tambang emas bagi Sumbar dalam PON. Namun, seiring dengan terhentinya aktivitas ini, prestasi Sumbar juga anjlok. Tercatat, dalam PON ke-14 di Surabaya, tidak satu pun medali yang diraih para pesilat Sumbar.

Prestasi di Surabaya itu, Muklis menambahkan, telah mencoreng nama Sumbar sebagai peraih emas terbanyak dalam cabang pencak silat. Apalagi, Ranah Minang termasuk satu di antara akar silat Indonesia, dengan silat kumango, harimau, lintau, ulu ambek, dan pauh. Itulah sebabnya, dengan dihidupkannya festival silat ini diharapkan mampu mendongkrak kembali prestasi atlet pencak silat Sumbar.(ORS/Denni Risman dan Aldian)

2 Tanggapan

  1. hhhhh

  2. kami berharap kepada panitia agar silat silat tradisi nan tasuruak suruak di pedalaman juga di undang untuk menjalin silaturrahmi yang lebih sumarak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: