Selamat Jalan Pak Harto

soeharto.jpg  

Inna lillahi wainna ilaihi rajiun. Mantan Presiden RI H.M. Soeharto wafat pada Minggu (27/1) pukul 13.10 WIB, setelah menjalani perawatan selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan.

Pengumuman wafatnya mantan Presiden RI terlama itu dikemukakan pada acara jumpa pers Ketua Tim Dokter Kepresidenan dr. Mardjo Soebiandono, Sp.B. bersama dua putri almarhum, Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut) dan Siti Hedijati Hariyadi (Titiek), pada pukul 13.40 WIB di RSPP.

Dalam kesempatan itu, putri sulung almarhum H.M. Soeharto, Ny. Tutut sambil mencucurkan air mata, menyatakan permintaan maaf dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang mendoakan ayahnya. Tutut sempat mengucapkan istigfar sebanyak tiga kali sebelum menyatakan permintaan maafnya.

“Bapak kami telah dipanggil oleh Allah SWT. Kami atas nama keluarga ingin menyampaikan ucapan terima kasih dengan setulus-tulusnya kepada yang telah mendoakan Bapak selama ini,” ujarnya.

Dia juga menyatakan permohonan maaf kepada siapa saja yang mendoakan atau yang datang menjenguk ke RSPP tidak dilayani oleh keluarga secara baik.

“Kami mohon jika ada kesalahan Bapak selama ini dimaafkan. Kami mohon doa restunya semoga perjalanan Bapak lancar, selalu dilindungi Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.

Sejak Tim Dokter Kepresidenan mengumumkan keadaan mantan orang nomor satu era Orde baru itu dalam keadaan kritis, Minggu (27/1) sekitar pukul 10.00 WIB, suasana RSPP kembali ramai dikunjungi para penjenguk dan wartawan cetak dan elektronik.

Kondisi paling kritis

Ketua Tim Dokter Kepresidenan dr. Mardjo Soebiandono, Sp.B. menjelaskan, sejak Minggu pukul 01.00 WIB, kesehatan Pak Harto menurun, kemudian terjadi sesak napas diikuti dengan tekanan darah yang juga menurun.

Dia mengatakan, tim dokter telah melakukan tindakan resusitasi, antara lain mengambil alih pernapasan dengan alat bantu pernapasan. Sekitar pukul 03.00 WIB, kondisi pasien semakin menurun, tekanan darahnya mencapai 90/35-70/35 mmHg, sehingga tindakan resusitasi dilaksanakan secara maksimal. Pukul 10.00 WIB, tekanan darah dilaporkan mencapai 60/25-70/30 mmHg.

Menurut Mardjo, kondisi Soeharto pada Minggu pagi tersebut, merupakan kondisi paling kritis dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya, di mana hanya organ jantungnya yang masih berdenyut, sementara organ tubuh lainnya telah digantikan oleh alat.

Menurut salah seorang Tim Dokter Kepresidenan, Joko Raharjo, ada kelemahan multi organ failured di mana kerja paru-paru, detak jantung, maupun ususnya gagal berfungsi. Dia mengatakan, usaha yang diberikan tim dokter sudah maksimal, antara lain mencoba menaikkan tekanan darah.

Cendana

Pada pukul 14.35 WIB, jenazah H.M. Soeharto dibawa ke rumah kediaman Jln. Cendana No. 8 Menteng, Jakarta Pusat. Keluarga yang mendampingi di mobil jenazah adalah Ny. Tutut dan Ny. Titiek. Anggota keluarga lain mengikuti di belakang mobil jenazah, kemudian diikuti beberapa kendaraan lain. Pukul 14.55 WIB jenazah tiba di Cendana.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono dan Wapres M. Jusuf Kalla didampingi Ny. Mufidah Jusuf Kalla, melayat ke rumah duka pukul 16.25 WIB. Mereka didampingi Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Polkam Widodo AS, Menko Perekonomian Boediono, dan Menkeu Sri Mulyani.

Presiden dan Wapres menyalami satu per satu putra putri dan anggota keluarga H.M. Soeharto, termasuk dengan Probosutedjo, yang merupakan adik tiri Soeharto.

Putra putri mantan Presiden Soeharto seperti Siti Hardiyanti Indra Rukmana, Sigit Hardjojudanto, Siti Hedijati, Siti Hutami Adiningsih, tampak berada di sisi jenazah yang telah ditutup dengan kain putih. Diiringi pengajian, Presiden dan Wapres ikut serta melakukan doa bersama.

Beberapa tokoh yang datang melayat ke rumah duka di antaranya Ketua MA Bagir Manan, mantan Presiden K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) didampingi oleh Ny. Shinta Nuriyah Wahid, dan Ketua DPR Agung Laksono.

Sejak petang, halaman rumah duka di Jln. Cendana dipasangi tenda berwarna putih dan dipasangi ratusan kursi berwarna merah. Sedangkan semalam, petugas memperbolehkan para pelayat dari warga biasa masuk ke rumah duka.

Kalitan berduka

Sejak diumumkan H.M. Soeharto wafat, kediaman almarhum di Dalem Kalitan Surakarta, Jawa Tengah, diselimuti suasana duka. Sejumlah spanduk dan ratusan karangan bunga terlihat di sekitar Kalitan.

Sementara itu, di Pendopo Dalem Kalitan, pihak keluarga dan ratusan santri, serta warga sekitar, menggelar tahlil pada Minggu malam.

Kepala Rumah Tangga Kalitan Sriyanto Sumanto mengatakan, keluarga Kalitan akan bertahan di Dalem, tidak mengikuti upacara pemakaman di Giribangun. “Kami hanya akan datang setelah pemakaman selesai. Selama pemakaman berlangsung, kami tidak hadir secara fisik di sana, sebab Pak Harto telah ada yang mengurus dari pemerintah,” kata Sriyanto.

Simpati pemimpin dunia

Sejumlah pemimpin negara di kawasan Asia-Pasifik menyampaikan belasungkawa atas wafatnya H.M. Soeharto.

Beberapa pemimpin negara asing menyatakan kepastiannya untuk datang ke Indonesia menghadiri upacara pemakaman almarhum H.M. Soeharto, antara lain mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao, PM Singapura Lee Hsien Loong, Deputi PM Singapura S. Jayakumar, dan mantan Presiden Filipina Fidel Ramos. Sementara, PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi mewakilkan kepada Deputi PM Najib Raza dan mantan Deputi Tun Musa Hitam, serta Mahathir dijadwalkan hadir.

Pemerintahan AS dan Jepang menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Soeharto. Dubes AS Cameron R. Hume melayat almarhum Pak Harto di rumah duka, Cendana. Dubes Hume menyampaikan ucapan duka dari pemerintahan AS.

Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo yang tengah berkunjung ke Uni Emirat Arab (UEA) di Dubai, mengatakan, Soeharto memainkan peranan penting dalam membangun ASEAN.

PM Australia, Kevin Rudd juga mengatakan bahwa Soeharto sangat memiliki peran penting untuk menyukseskan pembangunan ASEAN, seperti juga Forum Kerja Sama Asia Pasifik (APEC), sebuah badan internasional dalam mempromosikan perdagangan dunia.

Sumber : www.pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: