Runtuh, Lobang Jepang Ditutup Akibat Gempa Maret Lalu

Kamis, 13-Desember-2007, 12:33:59 

BUKITTINGGI, OBJEK WISATA Lobang Jepang Bukittinggi, runtuh. Setidaknya tiga titik lokasi di objek wisata yang telah dipasangi skoret (semen, Red) tersebut terban. Namun demikian, sayangnya, objek wisata yang sudah tersohor ke manca negara itu masih tetap dibuka untuk umum oleh Pemko Bukittinggi, tanpa memikirkan akibat yang akan terjadi lebih jauh kepada pengunjung. 

Runtuhnya beberapa titik lokasi di Lobang Jepang tersebut, tidak banyak diketahui khalayak umum. Kalau pun ada yang tahu, hanya mereka-mereka yang baru saja memasuki objek wisata itu, termasuk para pemandu pariwisata. Lebih dari itu, saat ini juga sedang dilakukan pekerjaan proyek di dalam Lobang Jepang, yakni pemasangan paving block dengan nilai proyek Rp426 juta. Pengamatan koran ini di lapangan kemarin, tiga titik lokasi lobang jepang yang skoretnya sudah ambruk tersebut adalah, ruang amunisi, ruang pelarian dan ruang pengintaian.  

Di tiga ruangan ini selain skoretnya terban, juga disertai tanah, sehingga terlihat langit-langit dan dinding Lobang Jepang mengalami bolong-bolong. Sementara di sisi lain, di beberapa tempat yang sudah terpasang skoret, juga mengalami retak-retak, yang suatu saat juga bakal mengalami terban. Beberapa pengunjung objek wisata Lobang Jepang kepada Padang Ekspres kemarin, mengaku, sangat khawatir dengan kondisi Lobang Jepang saat ini. Apalagi pasca pemasangan skoret oleh Pemko Bukittinggi, membuat rembesan air tergenang di antara batu skoret dan tanah, yang akhirnya menyebabkan daya tempel terhadap tanah semakin berkurang, dan ambruk. Begitu juga dengan letak geografis Bukittinggi rawan gempa, tentu pamasangan skoret sangat tidak tepat dilakukan di Lobang Jepang.  

Turunkan Tim Teknis  

Kepala Kantor Pariwisata Bukittinggi, Nasrul Fietra SH, awalnya mengakui tidak mengetahui keadaan Lobang Jepang sesungguhnya. Namun, setelah ia melakukan koordinasi dengan stafnya Kasi Sarana dan Prasarana, Aswarman, baru dia mengatahui bahwa Lobang Jepang runtuh, dan perlu segera perbaikan serta kajian tim teknis terhadap keamanan Lobang Jepang yang saat ini sudah terpasang skoret. Menurut Nasrul Fietra didampingi Aswarman, tiga titik lokasi Lobang Jepang yang sudah dipasang skoret, memang mengalami ambruk, yakni; ruang amunisi, ruang pelarian dan ruang pengintaian. Ambruknya Lobang Jepang tersebut menurut Aswarman, bukan baru-baru ini tapi sudah lama, akibat gempa, Maret lalu, sehingga sampai sekarang belum sempat diperbaiki, termasuk beberapa lokasi yang mengalami retak-retak yang dikhawatirkan bakal mengalami terban.  

Terhadap kondisi Lobang Jepang yang cukup rawan saat ini, Nasrul Fietra, mengaku akan segera menurunkan tim teknis dari PU Kota Bukittinggi, apakah dengan kondisi kekinian Lobang Jepang masih layak dikunjungi masyarakat umum atau tidak. Karena menurut Nasrul Fietra pekerjaan proyek pemasangan skoret Lobang Jepang sebelumnya dilakukan oleh Dinas PU Bukittinggi. Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Nasrul Fietra juga memerintah stafnya Aswarman, untuk segera menutup sementara pengunjung ke Lobang Jepang, sampai hasil kelaikan dari Dinas PU dan proyek pemasangan paving block yang dilaksanakan kontraktor saat ini di Lobang Jepang selesai. ”Kalau seandainya kondisi Lobang Jepang memang mengkhawatirkan, sebaiknya objek wisata Lobang Jepang itu kita tutup dulu sementara,” tukas Nasrul Fietra. (*)

www.padangekspres.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: