Produksi Semen Padang Lampaui Target

Jum’at, 14-Desember-2007

PADANG, RIBUT-RIBUT dengan kelangkaan semen belakangan ini, khususnya produksi PT Semen Padang, nampaknya berbeda dengan kondisi riil produksi semen di Packing Plant Industry (PPI) PT Semen Padang.  

Silo PT Semen Padang

Sejak tiga bulan terakhir, kata Kepala PPI Rusli Darman, pabrik semen tertua di Indonesia ini selalu memproduksi semen di atas target yang ditetapkan. Artinya, produksi semen tidak pernah menurun dan aktivitas packing lebih meningkat dari bulan-bulan sebelumnya.  

”Target untuk bulan September, produksi semen 4.600 ton perhari. Sedangkan rata-rata produksinya dari tanggal 1 hingga 30 selalu mencapai 105 hingga 180 persen (4.790 hingga 8.287 ton) perharinya. Untuk bulan Oktober target yang dibebankan Marketing PT Semen Padang pada PPI 3.616, 12 ton perhari atau 112.100 ton. Produksinya rata-rata setiap hari mencapai 131, 54 persen perharinya. Total produksi Semen Padang selama bulan Oktober sebanyak 147 456, 40 ton. Hingga bulan November 2007 produksi Semen Padang ditargetkan lebih meningkat dari dua bulan sebelumnya. Target produksi bulan itu setiap harinya 5.365,66 ton. Sedangkan produksinya selama bulan ini mencapai 199.039, 01 ton.  

Dari bulan September hingga November kelebihan produksi Semen Padang mencapai 23, 86 hingga 48,13 persen atau dari 38.339, 01 ton hingga 66.421, 05 ton. Prestasi ini sangat menakjubkan bagi sebuah industri besar di Indonesia. Namun Rusli merasa heran atas kehebohan masyarakat selama ini. Ia menganggap kelangkaan ini disebabkan atas meningkatnya permintaan Semen Padang pasca bencana gempa awal bulan Ramadhan lalu. Begitu juga dengan akhir tahun 2007. Rusli menganggap banyaknya proyek pemerintah yang belum selesai hingga sekarang. Sementara itu, target produksi semen bulan Desember 4.438, 70 ton per hari. ”Produksi kita dari tanggal 1 hingga 12 Desember 6.354, 15 ton hingga 8.335, 84 ton. Rata-rata kelebihan produksi selama dua pekan produksi semen di atas 43 hingga 88 persen perhari,” terangnya dengan takjub.  

PT SP Harap Dukung IMKM  

Sementara itu, PT Semen Padang sebagai salah satu dari sembilan pabrik semen di Indonesia dinilai belum mampu mengakselerasi perkembangan Industri Mikro Kecil dan Menengah (IMKM) yang ada di Indonesia. Maka, dengan ditunjuknya Sumbar sebagai pilot project industri berbasis klaster melalui PT SP diharapkan mampu menggairahkan IMKM yang ada. Akademisi Sumbar yang tergabung dalam Tim Pengembangan Industri Berbasis Klaster, Ir Insannul Kamil, M.Eng mengungkapkan itu dalam Workshop IV Pengembangan Klaster Industri Pengolahan Semen yang dilangsungkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar di Hotel Rocky, Kamis (13/12).  

Industri berbasis klaster ini, menurut Insannul akan mengedepankan PT SP sebagai champion (industri sentral) yang berbasis ekonomi kerakyatan. Artinya, sebagai BUMN PT SP diharapkan menjadi komponen peningkatan ekonomi lokal. Hal ini dilakukan dengan melibatkan pelaku yang terlibat dalam pengembangan klaster semen ini. “Mulai dari pemerintah sebagai fasilitator, lembaga riset dan perguruan tinggi serta pengusaha yang terlibat dalam industri ini,” jelasnya.

www.padangekspres.co.id

Iklan

Runtuh, Lobang Jepang Ditutup Akibat Gempa Maret Lalu

Kamis, 13-Desember-2007, 12:33:59 

BUKITTINGGI, OBJEK WISATA Lobang Jepang Bukittinggi, runtuh. Setidaknya tiga titik lokasi di objek wisata yang telah dipasangi skoret (semen, Red) tersebut terban. Namun demikian, sayangnya, objek wisata yang sudah tersohor ke manca negara itu masih tetap dibuka untuk umum oleh Pemko Bukittinggi, tanpa memikirkan akibat yang akan terjadi lebih jauh kepada pengunjung. 

Runtuhnya beberapa titik lokasi di Lobang Jepang tersebut, tidak banyak diketahui khalayak umum. Kalau pun ada yang tahu, hanya mereka-mereka yang baru saja memasuki objek wisata itu, termasuk para pemandu pariwisata. Lebih dari itu, saat ini juga sedang dilakukan pekerjaan proyek di dalam Lobang Jepang, yakni pemasangan paving block dengan nilai proyek Rp426 juta. Pengamatan koran ini di lapangan kemarin, tiga titik lokasi lobang jepang yang skoretnya sudah ambruk tersebut adalah, ruang amunisi, ruang pelarian dan ruang pengintaian.  

Di tiga ruangan ini selain skoretnya terban, juga disertai tanah, sehingga terlihat langit-langit dan dinding Lobang Jepang mengalami bolong-bolong. Sementara di sisi lain, di beberapa tempat yang sudah terpasang skoret, juga mengalami retak-retak, yang suatu saat juga bakal mengalami terban. Beberapa pengunjung objek wisata Lobang Jepang kepada Padang Ekspres kemarin, mengaku, sangat khawatir dengan kondisi Lobang Jepang saat ini. Apalagi pasca pemasangan skoret oleh Pemko Bukittinggi, membuat rembesan air tergenang di antara batu skoret dan tanah, yang akhirnya menyebabkan daya tempel terhadap tanah semakin berkurang, dan ambruk. Begitu juga dengan letak geografis Bukittinggi rawan gempa, tentu pamasangan skoret sangat tidak tepat dilakukan di Lobang Jepang.  

Turunkan Tim Teknis  

Kepala Kantor Pariwisata Bukittinggi, Nasrul Fietra SH, awalnya mengakui tidak mengetahui keadaan Lobang Jepang sesungguhnya. Namun, setelah ia melakukan koordinasi dengan stafnya Kasi Sarana dan Prasarana, Aswarman, baru dia mengatahui bahwa Lobang Jepang runtuh, dan perlu segera perbaikan serta kajian tim teknis terhadap keamanan Lobang Jepang yang saat ini sudah terpasang skoret. Menurut Nasrul Fietra didampingi Aswarman, tiga titik lokasi Lobang Jepang yang sudah dipasang skoret, memang mengalami ambruk, yakni; ruang amunisi, ruang pelarian dan ruang pengintaian. Ambruknya Lobang Jepang tersebut menurut Aswarman, bukan baru-baru ini tapi sudah lama, akibat gempa, Maret lalu, sehingga sampai sekarang belum sempat diperbaiki, termasuk beberapa lokasi yang mengalami retak-retak yang dikhawatirkan bakal mengalami terban.  

Terhadap kondisi Lobang Jepang yang cukup rawan saat ini, Nasrul Fietra, mengaku akan segera menurunkan tim teknis dari PU Kota Bukittinggi, apakah dengan kondisi kekinian Lobang Jepang masih layak dikunjungi masyarakat umum atau tidak. Karena menurut Nasrul Fietra pekerjaan proyek pemasangan skoret Lobang Jepang sebelumnya dilakukan oleh Dinas PU Bukittinggi. Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Nasrul Fietra juga memerintah stafnya Aswarman, untuk segera menutup sementara pengunjung ke Lobang Jepang, sampai hasil kelaikan dari Dinas PU dan proyek pemasangan paving block yang dilaksanakan kontraktor saat ini di Lobang Jepang selesai. ”Kalau seandainya kondisi Lobang Jepang memang mengkhawatirkan, sebaiknya objek wisata Lobang Jepang itu kita tutup dulu sementara,” tukas Nasrul Fietra. (*)

www.padangekspres.co.id

Mengatasi Kolestrol, Asam Urat dan Fungsi Hati Tidak Normal

Kolesterol adalah salah satu senyawa lemak yang lunak seperti malam. Dalam keadaan normal, kolesterol dibentuk dalam tubuh sejumlah dua kali dari kadar kolesterol didalam darah dan jaringan digunakan sebagai komponen dari struktur sel, hormon dan vitamin.

Pedoman klinis profil lemak darah

Kadar kolesterol normal                :  < 200

Kadar trigliserida normal               :  < 200

Kadar HDL (kolesterol baik)         :  > 45

Kadar LDL (kolesterol jahat)         :  < 130

 Cara pengobatan kolesterol secara alamiah :

  1. 2 buah mengkudu, 15 lembar daun salam direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc air, minum selagi hangat. Lakukan 1-2 kali sehari.

  2. Makan buah nanas matang secukupnya setiap hari secara teratur.

Catatan :

  • Hindari daging yang berlemak, kuning telor, cumi-cumi, mentega, santan, goreng-gorengan, jeroan, dan makanan yang berlemak lainnya

  • Perbanyak makan sayur dan buah yang berserat

  • Olah raga secara teratur

  • Hindari obesitas/kegemukan

  • Hindari minuman beralkohol, rokok, kurangi kopi

 Cara pengobatan asam urat secara tradisional :

  • 15 gr sambiloto, 30 gr ceplukan, 15 lbr daun salam direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc air, minum 2x sehari

Pantangan atau yang harus dihindari bagi penderita :

  • Jeroan, Otak, kerang, remis, udang, cumi-cumi, sardien, makanan yang diawetkan, ikan asin, daging yang dikeringkan, daging kambing

  • Kacang-kacangan yang dikeringkan, kol, kembang kol, kangkung, bayam, asparagus, rebung, emping/melinjo

  • Es, alkohol

Terapi atau perawatannya :

  • Taruhlah kompres hangat atau lampu pemanas pada tempat yang nyeri

  • Rendam bagian yang nyeri dengan air hangat selama 4 menit dan dalam air dingin selama 1 menit, teruskan selama 15 menit dan ulangi beberapa hari

  • Kurangi berat badan jika terlampau gemuk

Herbal-herbal Penurun Kolesterol 

Penyakit jantung koroner dua kali lebih besar mengancam orang-orang yang mempunyai kadar kolesterol 200 240 mg persen dibandingkan mereka yang kadarnya di bawah 240 mg persen.

Kolesterol adalah komponen asam lemak yang terdapat dalam darah. Zat ini sangat diperlukan oleh tubuh untuk proses-proses tertentu bagi kelangsungan hidup. Di antaranya untuk membentuk hormon, membentuk sel, dan merawat sel-sel saraf.  

Tetapi, dalam jumlah berlebih kolesterol menjadi ancaman serius bagi tubuh, bahkan bisa menyebabkan kematian. Penyakit yang disebabkan kolesterol adalah aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah), penyakit jantung koroner, stroke, tekanan darah tinggi, dan hiperkolesterolemia.  

Kadar kolesterol dalam darah bisa diatasi dengan pengobatan secara tradisional dengan memakai aneka tumbuhan yang banyak hidup di Indonesia. Praktik ini sudah berlangsung dari generasi ke generasi. 

Yang biasa dimanfaatkan untuk pengobatan kolesterol tinggi adalah daun jati belanda (Guazuma ulmifolia), kemuning (Murraya paniculata), dan tempuyung (Sonchus arvensis). 

Daun jati belanda dipercaya bisa meluruhkan lemak dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Tanaman yang berasal dari negara Amerika beriklim tropis ini tumbuh secara liar di wilayah tropis lainnya seperti di Pulau Jawa.  

Jati belanda mengandung senyawa tannin, damar, triterpen, alkaloid, karotenoid, flavonoid, dan asam fenol. Selain bisa menurunkan kadar kolesterol, tanaman ini juga berkhasiat untuk melangsingkan tubuh, astrigen, sebagai obat diare dan obat batuk. 

Sedangkan kemuning mengandung atsiri, damar, tannin, glikosida, dan meransin. Tanaman yang biasa tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar ini bisa dipakai untuk mengobati radang buah zakar (orchitis), radang saluran napas (bronkhitis), infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, sakit gigi, dan haid tidak teratur. Juga untuk mengurangi lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh, nyeri pada tukak (ulkus), memar akibat benturan, rematik, keseleo, digigit serangga dan ular berbisa, ekzema, dan luka terbuka pada kulit. 

Tanaman tempuyung memiliki rasa pahit dan bersifat mendinginkan. Pada prinsipnya semua bagian tanaman ini bisa dimanfaatkan. Tapi, yang paling sering adalah bagian daunnya. Penurun kadar kolesterol tinggi dengan kandungan kimia saponin, flavonoida, politenol, alfa-lactucerol, beta-lactucerol, manitol, inositol, kalium, silika, dan taraksasterol adalah manfaat yang bisa didapatkan dari daun tempuyung. 

Bila diramu, jati belanda, kemuning, dan tempuyung bisa menjadi obat herbal untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Inilah yang dilakukan oleh PT Indofarma. Ketiga herbal tadi diramu menjadi sebuah produk herbal yang diberi nama Prolipid. Sesuai dengan kandungan bahan-bahan pembuatnya, herbal ini membantu menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dalam darah. 

Hasil penelitian

 Senyawa tanin dan musilago yang terkandung dalam daun Jati belanda dapat mengendapkan mukosa protein yang ada di dalam permukaan usus halus sehingga dapat mengurangi penyerapan makanan. Dengan demikian proses obesitas (kegemukan) dapat dihambat. 

Hasil penelitian tentang daun jati belanda memperkuat penggunaannya secara ilmiah sebagai tanaman obat. Ekstrak daun jati belanda yang diberikan secara oral dengan konsentrasi 15 persen dan 30 persen dapat menurunkan kadar kolesterol total serum kelinci. Sedangkan hasil penelitian pada daun kemuning menunjukkan, pemberian infus daun ini sebesar 10 persen, 20 persen, 30 persen, dan 40 persen sebanyak 0,5 ml pada mencit dapat menurunkan berat badannya secara bermakna. Ini menunjukkan telah terjadi peningkatan pembakaran lemak tubuh. Kolesterol merupakan salah satu komponen dari lemak. 

Beberapa teori yang lain menyebutkan bahwa khasiat daun jati belanda dan kemuning adalah karena kandungan damarnya. Mekanismenya sebagai berikut, kolesterol yang terbentuk menjadi asam empedu berikatan dengan damar dan segera dieksresi melalui feses. Cepatnya asam empedu dieksresikan oleh tubuh akan disertai oleh cepatnya pembentukan asam empedu sehingga kolesterol dalam tubuh segera diubah menjadi asam empedu. Dengan demikian, proses ini akan mengurangi kadar kolesterol. 

Sementara itu, bahan simplisia yang digunakan berkhasiat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga pembakaran timbunan lemak dalam tubuh akan meningkat. Dengan demikian akan mengurangi kadar lemak tubuh. Ini berarti akan mengurangi terbentuknya kolesterol karena lemak merupakan faktor risiko tinggi terhadap kolesterol. Karena merupakan bahan-bahan alami, jika digunakan secara teratur dan terukur, herbal-herbal ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.  

Pentingnya mengendalikan kolesterol

Lipid atau lemak terdapat dalam makanan kita sehari-hari. Lemak tidak pernah larut dalam plasma darah. Kecuali bila berikatan dengan protein tertentu, ia bisa menyatu dan mengambang dalam darah. 

Kolesterol, ditinjau dari sudut kimiawi, diklasifikasikan dalam golongan lipida (lemak) yang berkomponen alkohol steroid. Sebagian besar berfungsi sebagai sumber kalori dalam makanan.  

Lemak sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain sebagai cadangan makanan dan pelarut vitamin A, D, E, dan K, lipid juga berfungsi untuk memelihara jaringan saraf dalam tubuh. Tetapi, kadar lemak berlebihan akan memberikan efek yang serius berupa kerusakan pembuluh koroner. Kolesterol berperan dalam proses pengapura dinding pembuluh darah koroner. 

Menurut Product Manager PT Indofarma, Agus Kuanto, unsur lemak dalam plasma adalah kolesterol, trigliserida, fosfolipid, dan asam lemak bebas. Tiga unsur yang pertama berikatan dengan protein tertentu membentuk lipo protein. Sedangkan unsur lemak yang terakhir berikatan dengan albumin.

 Lemak yang berasal dari makanan mengalami pemecahan menjadi asam lemak bebas, trigliserida, fosfolipid dan kolesterol selama proses pencernaan dalam usus karena di-assembling dan diserap ke dalam darah dalam pembentukan kilomikron. 

”Menurut penelitian di Amerika Serikat, kadar kolesterol dianggap tinggi atau hiperkolesterolemia jika mencapai 240 mg persen,” katanya. 

Penyakit jantung koroner dua kali lebih besar mengancam orang-orang yang mempunyai kadar kolesterol 200-240 mg persen dibandingkan mereka yang kadarnya di bawah 240 mg persen. 

Ancaman ini akan meningkat menjadi empat kali lebih besar apabila kadar kolesterolnya di atas 300 mg persen. Kadar kolesterol dalam darah dapat berubah-ubah setiap waktu tergantung pola makan. Namun, perubahan itu tidak seberapa besar. 

Beberapa faktor yang mempengaruhi kolesterol adalah faktor genetik, umur, jenis kelamin, dan lingkungan. Kadar kolesterol ini cenderung meningkat pada orang-orang yang gemuk, kurang berolahraga, stres, dan perokok. ”Pola makan sehari-hari tidak dapat diabaikan begitu saja. Sebab diet merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya kadar kolesterol dalam darah,” ungkap Agus. (jar )

Mengenal Lebih Dekat Lobster

Silsilah dan Jenis Yang Populer

Diantara berbagai jenis, clawed lobster adalah yang paling populer. Genus ini seperti misalnya genus Homarus berbentuk unik seolah gabungan udang dan kepiting karena mirip udang berukuran besar dengan capit mirip kepiting yang besarnya hampir menyamai badannya. Padahal banyak juga lobster yang bercapit relatif kecil atau bahkan tidak bercapit sama sekali. Dalam silsilah, lobster termasuk ke dalam filum Arthropoda, subfilum Crustacea, kelas Malacotraca, ordo Decapoda, famili Nephropidae. Dari keluarga Nephropidae tersebut masih dapat dibagi lagi ke dalam subfamili dan genera Neophoberinae, Thymopinae dan Nephropinae. 

Pengelompokan lobster dalam perdagangan internasional meliputi: clawed lobster, spiny lobster atau slipper lobster, squat lobster dan reef lobster. Lobster mempunyai berbagai ukuran dan lobsterettes adalah sebutan untuk lobster berukuran kecil. Menurut Guiness World Records, lobster terberat dicatat di Nova Scotia, Canada dengan ukuran timbangan mencapai 20,14 kg. Khusus untuk lobster air tawar dikenal dengan istilah crayfish atau crawfish atau crawdad.

Lobster hidup di lingkungan berbatu, berpasir atau berlumpur di sepanjang garis pantai hingga ujung continental shelf. Binatang yang satu ini gemar menyantap makhluk hidup baik, ikan, moluska, crustacean lainnya, ulat atau tanaman hidup. Ketika mengalami pertumbuhan, lobster akan mengalami pergantian kulit (molting) dan kulit lama tersebut akan dimakan kembali oleh lobster. Ketika proses molting umumnya kondisinya amat lemah dan bagi sebagian species mereka akan berganti warna. Sesekali lobster akan membuat gua di pasir dan dapat bersifat kanibal ketika terkurung, dan hal itu lebih sering terjadi pada budidaya lobster. 

Beberapa species clawed lobster yang banyak diperdagangkan di dunia adalah Cape lobster (Homarinus capensis), American lobster (Homarus americanus), European lobster (Homarus gammarus), Andaman lobster (Metanephrops andamanicus), Norway lobster (Nephrops norvegicus), Florida lobsterette (Nephropsis acuelata), Australian scampi (Metanephrops australiensis), Caribbean lobster (Metanephrops binghami), Bight lobster (Metanephrops boschmai), New Zealand scampi (Metanephrops challengeri) dan Japanese lobster (Metanephrops japonicus). 

Hak-hak Kebinatangan

Paling enak lobster disantap segar, sehingga mayoritas lobster diperdagangkan dalam kondisi hidup. Lobster mati cepat sekali membusuk sehingga dagingnya cepat terurai dan berubah warna. Jika lobster akan direbus atau distim, umumnya lobster dicemplung-kan dalam kondisi hidup ke air mendidih. Untuk mendapatkan kelezatan maksimal, jika akan digoreng, dipanggang atau dibakar sebaiknya lobster tidak direbus dulu. Sedangkan pembekuan lobster akan mengeraskan dagingnya. 

Perilaku manusia dalam menyantap lobster tersebut menarik perhatian sebagian penyayang binatang yang kemudian meneliti tingkat kemampuan atau kesensitifan lobster terhadap rasa sakit. Tindakan memasukkan lobster hidup ke air mendidih dinilai tidak memperhatikan hak binatang dan tindakan tersebut dilarang di sejumlah tempat. Di Reggio Emilia, Italia merebus lobster hidup ke air mendidih dapat didenda hingga 495. Lain lagi di Massachussetts, Amerika Serikat, di sana menjual lobster mati untuk dikonsumsi manusia dinyatakan sebagai tindakan illegal 

Dari Poverty Food menjadi Delicacy 

Lobster termasuk komoditas perikanan penting bagi Amerika Serikat, sehingga sejarah perkembangan komoditas ini tercatat dengan baik mulai sekitar 2 abad silam di negara bagian produsen utama lobster yaitu Maine yang berada di pantai timur bagian utata. Ketika tahun 1800an, lobster mudah ditemukan dan cukup diambil dengan tangan dan lobster digunakan hanya sebagai bahan pupuk tanaman atau umpan mancing. Periode berikutnya di jaman kolonial, lobster digunakan sebagai makanan anak-anak, lauk para tahanan di penjara atau lauk para budak yang dikontrak. Saking seringnya lobster dihidangkan, para budak membrontak dan akhirnya diputuskan lauk lobster hanya disajikan 3 kali dalam seminggu. 

Penggunaan perangkap lobster dikenal mulai tahun 1850an dan teknik serta peralatan penangkapan dan pengangkutan lobster terus berkembang hingga kini. Ternyata jumlah tangkapan lobster di Maine tidak betbeda jauh, walau jumlah penangkapnya meningkat pesat. Tahun 1892, tercatat 2.600 orang menjadi nelayan lobster dengan total tangkapan sekitar 7.983 ton, tetapi tahun 1989 ketika jumlah penangkap lobster telah meningkat menjadi 6.300 orang, hasil rangkapannya hanya sekitar 10.600 ton. 

Sejalan dengan berkembangnya penelitan tentang protein, permintaan lobster semakin tinggi. Guna memudahkan transportasi, pengalengan lobster mulai dikembangkan tahun 1836 dan usaha ini terus berkembang. Sekitar tahun I860, ukuran lobster untuk pengalengan adalah 2 hingga 2,5 kg dan ukuran tersebut masih dinyatakan kecil, ukuran di bawah 1 kg dianggap tidak efisien untuk proses pengalengan. Pertengahan abad ke l9, harga lobster kaleng dapat melampaui lobster hidup. Sedangkan untuk lobster hidup, tahun 1875 mulai dikenal depo penampungan lobster hidup. Dengan sistem ini para dealer dapat menjual ketika harga naik atau memberi kesempatan lobster yang sedang molting hingga mempunyai kulit keras. 

Setelah perang dunia ke-2, terjadi peningkatan ekonomi, publikasi hasil penelitian tentang nutrisi ikan dan para pedagang mencitrakan lobster sebagai sumber pangan yang baik sehingga lobster telah berkembang menjadi delicacy. Kebutuhan bahan pangan bergizi tinggi dan gengsi dapat dipenuhi oleh lobster. Akibatnya permintaan semakin tinggi dan harga melangit. Namun hal tersebut dapat dijangkau karena membaiknya perekonomian, khususnya di AS. Begitu pula dengan di Eropa, setelah dampak perang telah dapat diatasi dan kondisi perekonomian mulai tumbuh pesat, permintaan lobster juga meningkat. Lain halnya dengan Jepang, China dan Korea, lobster telah lebih dulu dicitrakan sebagai makanan spesial. Kini lobster menjadi menu mewah dan daya tarik tersendiri di restoran seafood di kota-kota besar dunia. 

Ukuran Sebagai Salah Satu Alat Manajemen Sumberdaya Lobster

Negara penghasil lobster utama dunia umumnya telah memiliki piranti untuk pengelolaan sumberdaya komoditas tersebut untuk menjaga kelestariannya di alam. Sebagai contoh di AS, penangkapan lobster dibatasi pada jarak 3 mil dari garis pantai, karena lobster tangkapan pantai atau di tengah laut hasilnya mitip ketika didaratkan. Sebuah organisasi Atlantic States Marine Fisheries Commission yang dibentuk tahun 1942 membantu pengawasan praktek penangkapan lobster di 15 negara bagian. Akhirnya aturan tersebut dibetlakukan secara federal dengan izin penangkapan di wilayah zona ekonomi AS yaitu pada jarak 3 200 mil dari pantai. Saat ini, penangkapan lobstet diatur dalam Amendment 3 dari Commission’s American Lobster Management Plan. 

Selain pembatasan wilayah penangkapan, ukuran lobster juga menjadi alat untuk mengontrol manajemen sumberdaya. Ukuran minimum yang diperbolehkan ditangkap adalah panjang karapas lobster 3 1/4 – 5 inchi. Pengukuran karapas mulai dari soket mata hingga ke awal dati ekor. Ukuran lobster 3 1/4 inchi umumnya mempunyai berat sekitar 1/2 kg. 

Setiap lobster betina yang sedang bertelur harus dilepaskan kembali ke alam. Praktek ini telah menjadi kode etik diantara para penangkap lobster dan juga polisi lobstet. Apabila seseorang tertangkap membuang telur lobster dan membersihkan bekasnya dengan pemutih, maka orang tetsebut akan mendapat “sanksi” dan dikucilkan. 

Lobster dewasa umumnya melakukan molting dan juga berkembang biak ketika musim panas, sehingga adanya larangan penangkapan lobster periode tersebut memberikan kesempatan pengembangan populasi. Pasokan melimpah lobster dari belahan bumi sebelah utara khatulistiwa umumnya mulai Desember sampai awal Juni. Pada periode tersebut kebutuhan dunia dipasok dari negara-negara di belahan selatan khatulistiwa. (Sumber : Warta Pasar Ikan Edisi Maret 2007) 

Kolam Lobster Irit Lahan

FISIK KOLAM-KOLAM itu terlihat kokoh. Semua tidak lepas dari rancangan awal yang dibuat 2 tahun lalu. Agar dapat disusun bertingkat, plester kolam memakai rangka beton. Rangka itu disusun melintang dan tegak secara bergantian sehingga saat dicor setebal 10 cm bisa menahan beban berat. Kolam paling bawah berukuran 4 m x 2 m sebanyak 3 buah. Dua kolam lain dibangun berjenjang. Di tengah 2 kolam berukuran 3 m x 2 m. Bagian teratas kolam berukuran 2 m x 2 m.

Menurut Juanda perlu waktu sekitar 3 bulan untuk mengerjakan kolam itu. Lamanya waktu itu lebih karena rumitnya meletakkan posisi kolam pada setiap tingkat. Pada setiap tingkat hanya setengah dari panjang kolam yang tampak dari luar. Sisanya tertutup oleh kolam lain di atasnya. ? Pada kolam harus ada celah sekitar 1 m agar bisa memberi pakan dan mengecek kondisi lobster,? ujar pengusaha di Bekasi itu.

Ruang Filter

Kolam-kolam setinggi 1 m itu saling berhubungan melalui pipa PVC berdiameter 3 cm di setiap sisi. Tujuannya agar filterisasi air berjalan maksimal. Setiap 3 kolam terhubung dengan sebuah sistem filter. Cara itu ditempuh setelah percobaan pertama Juanda pada akhir 2004 gagal. Sistem filter tunggal tidak mampu secara tuntas mengeliminasi kehadiran zat-zat beracun. ? Banyak lobster mabuk amonia yang tidak tersaring,? ujar kuliner itu.

Sistem filter yang dipakai cukup unik. Mirip untuk pemeliharaan koi di kolam. Filter tersusun dari 4 ruang berukuran 60 cm x 30 cm x 30 cm secara pararel dengan sekat kaca. Ruang pertama berisi zeolit sebanyak 5 kg. Dua ruang berikutnya berisi campuran bioball dan zeolit, serta busa dan zeolit. Semua akan bermuara di ruang terakhir yang terdapat pompa. Lewat alat berdaya 2 l/detik itu air bersih kemudian diangkut ke kolam teratas.

Menurut praktisi lobster, Risfan Rismawan dari Harapan Fish Center di Bekasi, langkah yang dipakai Juanda memang cukup efi sien menghemat lahan. ? Yang penting melihat kapasitas filter. Idealnya untuk setiap 12 m 3 air perlu filter berkapasitas 1 m3,? ujar ayah 1 putri itu. Yang lain padat penebaran harus agak jarang. Patokannya 8 -10 ekor/m2. Jumlah itu bisa saja ditingkatkan 2 kali lipat dengan memakai rooster atau rumah lobster. Namun, kapasitas filter juga perlu dinaikkan hingga 2 kali lipat.

Meski difilter, bukan berarti penyiponan tidak dilakukan. ? Walau posisi pipa penyaring dibuat agar bisa mengisap kotoran, tapi kadang masih ada kotoran tertinggal,? ujar Juanda. Penyiponan umumnya dilakukan untuk pakan alami yang bila membusuk akan mengapung di atas permukaan air, seperti keong mas dan sisa-sisa sayuran.

Lahan Sempit

Ide Juanda memakai kolam bertingkat muncul karena keterbatasan lahan budidaya. ? Selama ini pembesaran memerlukan lahan luas. Lahan seperti itu tak mungkin didapat di Jakarta, kecuali daerah pinggiran,? ujar kelahiran Jakarta itu. Sebab itu pula selama setahun lebih ia bereksperimen membangun kolam pembesaran untuk rumahan. ? Kalau dihitung ongkosnya cukup mahal. Untuk 12 kolam saja bisa sampai Rp 80-juta,? tambah Juanda.

Menurut FX Santoso, peternak di Surabaya, pembesaran cara bertingkat bisa saja dilakukan dengan menggunakan bak fiber. ? Konstruksinya dapat memakai kayu, tapi maksimal 2 tingkat,? ujarnya. Posisi bak pun umumnya hanya bisa tegak lurus sehingga antar bak benar-benar terpisah. Model seperti ini memberi peluang masuknya sinar matahari ke dalam bak. ? Sebetulnya desain kolam atau bak apa pun bisa dipakai asal sirkulasi dan kualitas air tetap terjaga,? ujar Santoso.

Dari lacakan Trubus melalui dunia maya, pemakaian kolam bertingkat untuk pembesaran di luar negeri belum pernah dilakukan. Queensland Crayfish Farmers Association (QCFA) di Australia yang khusus menangkarkan Cherax quadricarinatus, memilih pembesaran memakai kolam terbuka. Maklum di sana lahan luas masih banyak tersedia. (TrubusDian Adijaya S)  

Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW

PARA PAKAR KESEHATAN menyatakan bahwa udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh. Hal ini jelas sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya selama seharian penuh. 

Contohlah Rasulullah, yang setiap subuh selalu mendapat asupan udara segar. Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan qiyamul lail. Biasanya orang yang memulai kehidupan di pagi hari dengan bangun subuh, akan menjalani hari dengan penuh semangat dan optimisme. Berbeda dengan orang yang tidak bangun di subuh hari, biasanya lebih mudah terserang rasa malas untuk beraktivitas. 

Untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya pada pagi hari, Rasulullah SAW biasa memakai siwak. Siwak mengandung flour yang sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi. Mulut dan gigi merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam konsumsi makanan. Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu. 

Rasulullah saw membuka menu sarapannya dengan air dingin yang dicampur dengan madu. Dalam Al Qur’an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh, menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Pada dasarnya madu bisa menjadi obat atas berbagai penyakit. Madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus, dan menyembuhkan sembelit, wasir, luka bakar, dan peradangan. 

Tujuh butir kurma ajwa (matang) menjadi kebiasaan Rasulullah saw menjelang siang. Beliau pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun.” Hal ini terbukti ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang Khaibar, racun yang tertelan oleh beliau kemudian bisa dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Sementara itu Bisyir ibu al Barra’, salah seorang sahabat yang ikut makan racun tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah saw selamat dari racun tersebut. Rahasianya adalah tujuh butir kurma yang biasa dikonsumsi Rasulullah saw. 

Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Tentu saja tidak hanya cuka dan minyak zaitun, tetapi dikonsumsi dengan makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantara mencegah lemah tulang, kepikunan, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol, dan melancarkan pencernaan. 

Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur- sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit. Setelah makan malam Rasulullah tidak langsung tidur. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan mudah dicerna. Caranya bisa juga dengan shalat. Rasulullah saw bersabda: “Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.” 

Artikel diatas diambil dari buku Panduan Diet Ala Rasulullah yang ditulis oleh Indra Kusumah SKL, S.Psi. Buku ini mengulas tentang pola makan Rasulullah saw sehari-hari, adab makan Rasulullah, makanan kesukaan Rasulullah serta khasiatnya, makanan dan minuman yang kurang disukai Rasulullah saw, makanan dan minuman yang dilarang Rasulullah, dan lain sebagainya. Panduan Diet Ala Rasulullah mencoba menggabungkan unsur keteladanan diet ala Rasulullah dengan pengetahuan ilmiah. Buku ini diterbitkan oleh QultumMedia. 

http://www.qultummedia. com

Inyiak Upiak Palatiang, Semangat Tradisi Minang

DINGIN MEMBALUT KOTA Bukittinggi. Jam Gadang di depan Istana Bung Hatta menunjukkan pukul 23.30. Minggu, 14 Desember 2003, itu berlangsung pertemuan bersejarah, diprakarsai Perhimpunan Aliran Silat Tradisional (Pasti) Minangkabau. Untuk pertama kalinya 79 orang pandeka (guru besar) silek tuo (silat tua) dari berbagai aliran bersilaturahmi dan unjuk kebolehan. Mereka semua berusia 70 tahun ke atas.

Yang mengejutkan sekitar 200 hadirin adalah munculnya perempuan pandeka satu-satunya, yang dalam usia 104 tahun masih tetap berkesenian, melestarikan, dan mewariskan silat tradisi Minang. Namanya Inyiak Upiak Palatiang atau disapa Inyiak. Ia tampil bersama anak dan cucunya.

Di hadapan para pejabat dan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Inyiak menampilkan silat tua Gunuang. Gerakannya lincah, sorot matanya tajam dan waspada. Ia menghalau serangan dengan elakan (gelek) dan tangkisan (tangkih). Ketika tangan lawan mengarah ke dadanya, dengan secepat kilat ia tangkap dan memelintirnya dengan satu gerakan mengunci. Inyiak memberi hormat, permainan usai. Tepuk tangan riuh, pertanda salut dan kagum.

“Kecepatan dan ketangkasan gerak silat Inyiak sepertinya menyaksikan perempuan berusia 30-40 tahun. Padahal Inyiak telah berusia 104 tahun. Luar biasa dan mengagumkan,” kata H Indra Catri, pengamat seni tradisi dan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Padang.

TIDAK sulit mencari Inyiak di kediamannya di Dusun Kubugadang, Kecamatan Batipuah, Nagari IV Koto, Kabupaten Tanah Datar. Semua orang tahu.

Pagi itu Inyiak tengah beristirahat sembari menikmati rokok keretek setelah membersihkan halaman rumahnya. Duduk lesehan, Inyiak bercerita dengan penuh semangat, sesekali mencontohkan gerakan silat dengan jurus-jurus unggulannya, baik dalam posisi berdiri maupun dalam posisi rebah di lantai.

Inyiak masih melakukan pekerjaan sehari-hari di rumah, bahkan ke sawah, menyiangi padi. Ingatan, pendengaran, dan penglihatannya ternyata masih normal dan tajam.

Inyiak mengatakan, silat merupakan salah satu jenis tradisi Minang yang banyak diminati masyarakat. Silat di lahirnya mencari kawan, sedang di batinnya mencari Tuhan. Maksudnya, silat adalah ajang untuk silaturahmi, memperkokoh persaudaraan dan persatuan. Dari mana saja mereka berasal, kalau sudah menyebut nama sang guru, berarti mereka bersaudara. Karena itu, amat jarang ada perkelahian antarkampung, antardaerah.

Mencari Tuhan, maksudnya, bagaimana mendekatkan diri kepada-Nya. Menyadarkan orang yang berniat jahat sekaligus menyadarkan kita sendiri. “Makanya, dalam prosesi bersilat, turun ke gelanggang, berdoa kepada Tuhan dan keselamatan atas Nabi menjadi yang utama. Murid yang ingin menuntut ilmu silat pun harus memenuhi persyaratan, misalnya mempunyai niat dan hati bersih, tidak untuk gagah-gagahan. Perlu diingat, silat bukan untuk membunuh orang, tapi membunuh sifat-sifat buruk seseorang, seperti busuk hati, dengki, buruk sangka, sok jagoan, dan sebagainya. Pada akhirnya murid silat akan dekat kepada Tuhan,” katanya menjelaskan.

Sebagai ilmu bela diri, silat tak kalah hebat dari ilmu bela diri lainnya. Silat itu ilmu Tuhan. Ia runcing tapi tidak menusuk, ia tajam tapi tak menyayat. Begitu salah satu filosofinya.

Menurut Inyiak, keunggulan silat tradisi Minang itu di gelek, semacam gerak refleks yang bagaikan kilat. Pada saat lawan mau menghunjamkan pisaunya, misalnya, tendangan atau gerakan tangan kita sudah bersarang di titik-titik vital di tangan lawan sehingga senjata tajam terlepas.

“Apa pun jenis senjata, termasuk peluru yang ditembakkan, bukan hal aneh dalam silat tradisi Minang. Secepat peluru melesat, lebih cepat lagi tangan menangkap peluru tersebut. Seseorang yang mendalami ilmu silat bisa jatuh bak kapas atau hinggap di daun seperti kapas,” papar Inyiak.

Didampingi anaknya kemudian, Mawardi (58) dan Zulfachri (42) alias Uncu, Inyiak mengiyakan apa yang dijelaskan anaknya itu. “Aliran silat tua di Minang cukup banyak, puluhan. Salah satunya, yang kini diajarkan dan diwarisi Inyiak, adalah silat Gunung (Marapi),” kata Uncu.

INYIAK Upiak Palatiang tidak hanya seorang perempuan pendekar satu-satunya yang masih hidup dan masih tetap bersilat, tetapi juga seniman yang telah menciptakan ratusan syair/lagu dendang saluang dan pantun-pantun pertunjukan randai. Bahkan, ia juga seorang pendendang terkenal.

“Inyiak telah menciptakan ratusan syair/lagu dendang saluang dan pantun-pantun untuk randai, yang sampai kini karya-karyanya masih dikagumi orang. Inyiak juga seorang pendendang terkenal dan mempunyai karisma. Pitunang (daya pikat, bagai magnet) suaranya mengagumkan,” kata Musra Darizal Rajo Mangkuto (56), seniman tradisi Minang dan murid Inyiak.

Lagu/syair dendang ciptaan Inyiak yang terkenal antara lain Singgalang Kubu Diateh, Singgalang Gunuang Gabalo Itiak, Singgalang Ratok Sabu, Singgalang Layah, Singgalang Kariang, Singgalang Alai, Indang Batipuah, dan Parambahan Batusangka.

Menurut Musra, atau lebih dikenal Dakatik, lagu terakhir yang sempat ia pelajari dari Inyiak adalah Singgalang Gubalo Itiak. Syairnya begini: Urang Gunuang gubalo itiak/ Hari sadang pukua duo/ Kalau rancak usah diambiak/ Nantikan rila dek nan punyo//. Syair ini bercerita tentang seorang perempuan cantik, yang membuat banyak pemuda tergila-gila. Namun, meski ia cantik, tak usah diambil (digaet), tanpa seizin yang punya (pacar atau suaminya). Pesan yang hendak disampaikan adalah hidup ini harus berjelas-jelas.

Yang khas dari syair-syair ciptaan Inyiak adalah ia suka lagu-lagu ratok (ratap) atau lagu-lagu rusuah (risau hati). Pilihan kata atau sampiran pada lagu/syair ciptaannya cerdas dan punya logika. Tidak asal bunyinya sama. Sampirannya tidak terlalu jauh.

Contohnya Manga dek bolai nan dibubuik/ Bungo tampunik lareh balun/ Manga dek carai tuan sabuik/ Niaik di hati sampai balun//. Bolai adalah jenis kunyit yang harum. Namun, bungo tampunik lebih harum lagi. Di situ terlihat bahwa sampirannya lebih mengandung isi. Pesannya adalah janganlah ada niat memperistri lagi perempuan cantik, sementara istri yang lebih cantik belum terniat untuk menceraikannya.

Menurut Musra, kalau syair-syair itu didendangkan sendiri oleh Inyiak, kekuatannya menjadi lain. Sebab, garinyiak suaro (vibra, semacam anak suara yang diiringi cengkok) atau pitunang suaro Inyiak memukau. Katanya, “Mendengar suara Inyiak, orang bisa tertarik, terkesima, dan jatuh hati. Sesuatu yang tidak dipunyai oleh banyak pendendang lain.

Kelebihan lain, Inyiak juga guru bagi sejumlah peniup saluang. Inyiak pandai mengajarkan garitiak saluang, bagaimana “menikam” garinyiak suara/dendang.

“Melihat peran yang begitu besar dan kecintaan Inyiak kepada kesenian tradisi Minang, seperti silat, randai, saluang, hingga menciptakan ratusan syair/lagu yang abadi sampai kini, bahkan di usianya yang lebih 100 tahun masih terus berbuat, seharusnya pemerintah atau lembaga kesenian memberikan penghargaan buat beliau,” kata Musra dan Indra Catri.

Sumber : Kompas – YURNALDI